Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Nahu atau Nahwu, Saraf atau Sharaf / Shorof ?, Tulisan mana yang benar ?

 Assalamualaikum Wr Wb Sahabat Pecinta Bahasa Arab.

Pembahasan kali ini terinspirasi dari pertanyaan sahabat saya

"Mau Bertanya, Apa Betul Dlm Ejaan Bahasa Indonesia Terbaru, Tulisan Ilmu Nahwu Berubah Menjadi Ilmu Nahu ???? Mungkin Ada Pencerahan"

Maka saya pun seketika mencheck di Kamus Besar Bahasa Indonesia Online,

dan kita mendapati bahwa penulisan yang benar sesuai KBBI adalah Nahu dan Saraf, agak lucu yaa jika kita membaca Saraf, karena kita sendiri terbiasa dengan kata Shorof atau Sharaf terkesan dari struktur komponen huruf pun lebih berwibawa, secara Nahu kurus kering dan rempeng terlihat, dan Nahwu berkesan lebih berwibawa, ya itu hanya imaginasi saya dan teman teman yang sedang merenung saat ini.


menurut saya pribadi, bukan masalah salah atau benar, karena saya lebih cenderung menggunakan kata Nahwu dan Shorof maka saya lebih menulis demikian, karena opini penulisan ini terbentuk dari imaginasi kita saat mentraskip ucapan نحو ke Bahasa Indonesia, begitu pula kata صرف kita berusaha mentranskip dengan merenungi bibir kita yang hampir cenderung agak monyong, maka jadilah Shorof.


ketika sudah mengetahui prihal Nahu dan Saraf adalah kata yang sesuai dengan KBBI sedangkan Nahwu dan Shorof  adalah kata tidak baku, maka kita gunakan wawasan ini dengan kebijakan kita, ketika penulisan makalah, skripsi, thesis dan disertasi, maka tentunya kita menyesuaikan KBBI, namun ketika kita menyusun sebuah buku, maka tidaklah berdosa ketika kita sedikit melenceng KBBI demi kenyamanan kita membaca dan kemudahan kita menulis.

pembahasan ini semata renungan, bukan dijadikan rujukan valid, setiap orang bisa berpendapat, tapi kita tetap menghormati ketentuan Ahli Bahasa yang menyusun KBBI

Kalau ditanya saya pribadi ?, saya lebih memilih penulisan Nahwu dan Shorof, daripada Nahu dan Saraf bukan mengabaikan keabsahan bahasa baku, hanya saya sudah terlanjur nyaman hahaha

Perkara penulisan Nahwu dan Shorof mungkin sedikit yang membahasnya, dan kebanyakan mengabaikan karena sudah merasa nyaman dengan penulisan Nahwu dan Shorof.

ada pembahasan yang kiranya sedikit lebih urgent, mengapa saya bilang sedikit lebih urgent ?, karena ketentuan di KBBI sudah ada, dan kita sudah membacanya sejak lama, namun sekitar beberapa tahun lalu ketika harga SMS semakin murah, broadcast BBM sudah pandai memulai menyebarkan berita dan fasilitas FB bisa dengan mudah menshare berita, sebagian kita mulai lebih memilih penulisan Alloh dari pada bahasa baku di KBBI Allah.

Saya pribadi selaku editor, maka saya lebih memilih penulisan Allah karena hal ini sudah sangat lumrah di dunia editor bahasa dan sudah kita pahami secara pembentukan kata,


adapun Nahwu dan Shorof maka saya lebih memilih itu, karena baik awam maupun editor kurang notice terhadap bahasa baku tersebut.

sekian, saya ucapkan terima kasih untuk sahabat saya yang berkenan menjawab



Post a comment for "Nahu atau Nahwu, Saraf atau Sharaf / Shorof ?, Tulisan mana yang benar ?"